Selamat datang di blogku ^_^

Selasa, 22 Mei 2018

Hujan Bulan Ramadan

Ramadan#2

Hujan. Hal yang menjadi penghias ramadan hari kedua ini adalah tetesan air langit menjelang berbuka dan sepanjang berbuka puasa. Sejuk aroma ramadan berpadu dengan gemulai hujan menambah syahdu suasana saat berbuka puasa. Terlebih ketika berbuka bersama dengan orang-orang tercinta; orang tua, keluarga, sahabat, pasangan (halal), dan lain sebagainya.

Sabtu, 19 Mei 2018

Tentang Kita dan Kisah yang Terngiang dalam Kalbu

Sampai saat ini, terhitung lebih dari seribu jam aku mengenalmu. Membersamai dalam bentangan jarak yang senantiasa mengukir rindu. Membingkai percakapan-percakapan seru yang terlontar hampir setiap minggu. Meski begitu, kesyukuranku tertemukan denganmu adalah sesuatu yang tiada henti kudengungkan dalam doaku. Betapa campur tangan-Nya begitu agung sehingga dua insan yang tiada saling jua pun bisa saling menuju. Dalam koridor cinta-Nya yang tengah diperjuangkan atas segala restu.
.

Kamu dan Kota Sejuta Rindu#2

Part 2
Malang, 29 April 2018

Ada yang berbeda ketika kubuka kedua belah mata. Udara dingin begitu saja merasuk di antara celah pori-pori kulit yang sudah beberapa waktu tidak akrab dengannya di kota ini. Kota yang semakin hari semakin memupuk rindu, terlebih ada yang dirindu di dalamnya. Perlahan, kuseret langkahku ke kamar mandi, mengambil air wudhu. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya air di pagi itu? Dingin. Banget. Namun bagaimana pun, tetap harus kulaksanakan kewajibanku sebagai hamba, memintal doa dan menyenandungkan ayat-ayat-Nya yang begitu menenteramkan jiwa.

Jumat, 18 Mei 2018

Bagaimana Aku Bisa Menepikanmu, Kakanda

Kakanda, 
di antara celah tulisanmu yang kurindu, aku menemukanmu di sana. Bagaimana susun aksaramu yang begitu memesona, larik indahmu yang mengundang beribu rasa, pun rangkaian katamu yang terkadang membuat haru dan tawa. Penuh dengan ketulusan. Lantas, bagaimana aku bisa menepikanmu?

Ramadan: Jangan Menjadi Orang yang Merugi

Ramadan#1
Ramadan. Bulan yang selalu dinanti, bulan yang dipenuhi dengan amalan-amalan yang tentu saja mengharap ridho Illahi. Kali ini, adalah Ramadan kedua yang kunikmati di kampung halaman. Bukan lagi di tanah perantauan. Alhamdulillah. Suatu kesyukuran yang tiada henti kudengungkan. Terlebih ramadhan ini serasa ada yang berbinar bahagia. Di antara ribuan nikmat-Nya, diperkenankan hamba mengurai syukur yang tiada tara atas keridhoan-Nya mempertemukan dengan dia yang akan membersamai di dunia dan InsyaAllah di akhirat juga. 

Rabu, 02 Mei 2018

Aku Sedang Berusaha Menjadi Aku

Tentang sebilah rasa yang tersampaikan dalam larik sajakmu

Terima kasih terlebih dulu ingin kusampaikan padamu

Betapa kepekaanmu begitu tepat bersenandung di antara gundahku

Selasa, 01 Mei 2018

Kamu dan Kota Sejuta Rindu

(Part 1)
Malam ini, entah mengapa masih ada yang berkecamuk dalam kepala. Segelintir memori memaksa untuk segera dituangkan dalam karya. Mungkin mereka sudah tidak sabar menyaksikan bagaimana ekspresimu ketika membacanya, atau barangkali memang mereka sedang diliputi bahagia sehingga ingin untuk segera membaginya. Baiklah, akan kutuliskan segera.