Selamat datang di blogku ^_^

Selasa, 03 April 2018

Tentang Ikhlas dan Perjuangan


"Ya Rabb, aku lelah."

Sering kalimat tersebut tanpa disadari keluar dari mulut kita. Ketika tengah disibukkan oleh berbagai agenda, padatnya jadwal, kerjaan yang 'dirasa' tak kunjung usai, dan lain sebagainya. Tak memungkiri memang, setiap insan di dunia pasti pernah berucap yang demikian. Begitu pun dengan saya. Namanya manusia, pasti ada saat ketika dia tak mampu berpikir dengan jernih, walaupun hanya semenit saja.

Senin, 02 April 2018

Bila Boleh Ku-aamiin-i


Terkesiap ketika kubaca gubahan kata yang mencatut perkenalan singkat di ujung senja,
yang pada akhirnya melahirkan noktah-noktah karya dengan berbagai praduga dan prasangka.

Dua Bintang itu Bercahaya dengan Indahnya

Ada yang meluruh ketika selarik nama terucap di pertengahan zuhur yang beranjak turun. Tak menduga, bahagia, dan bangga pastinya. Segaris senyum pun mampu kusaksikan di wajah mereka. Dua bintang yang tengah berjuang merangkai susun kata dan mengadunya dengan logika.

Minggu, 01 April 2018

(Masih) Tentang Senja

Kali ini inginku berbagi sebuah cerita
Tentangnya yang kutemui ketika senja
Di sebuah waktu, di akhir bulan ketiga

[Review] tentang Cinta yang Melampaui Zaman

Kesuksesan sebuah film tak lepas dari sebuah iringan nada yang biasa disebut sebagai original soundtrack. Terlepas dari alur cerita yang erat dengan kehidupan nyata, pesan yang disampaikan pada setiap adegan, dan raupan pundi-pundi penonton yang mencapai jutaan, nyatanya sebuah original soundtrack mampu terngiang di telinga penikmatnya seusai menyaksikan suatu film.

Tentang Senja dan Kisah yang Ingin Kubagi

Bila diperkenankan, maka izinkanku menulis tentangmu.

Aku tak menyangka, begitu eloknya apresiasi yang kauselipkan dalam sebuah perkenalan. Sama sekali tak pernah bersua, nyatanya tak menjadi penghalang untuk berbagi cerita. Kau, di ujung kota yang kusebut sebagai kota sejuta rindu, tanpa terduga mampu merangkai kesamaan menjadi sedikit padu. Alih-alih merencanakan, bahkan menemukanmu saja baru kulakukan kemarin senja. Ketika sinarnya masih malu-malu untuk menjingga.

Bolehlah bila kumenyebutmu Senja.

Senin, 08 Januari 2018

Catatan Awal Tahun

Hai, Januari
Maaf bila baru bisa kusapa kau di kala gulita telah menyelimuti hari
bukan berniat lupa, pun sengaja melupakan kau yang hadir di antara jutaan massa yang berpesta pora dengan kembang api,
atau mereka yang berjajar rapi di antara dendnag nada dan bernyanyi-nyanyi
Namun, aku hanya tak ingin mengistimewakan sesuatu yang sepatutnya dijadikan media introspeksi
Apa yang perlu direnungi, hingga nantinya dapat diperbaiki.